Mengembangkan produk skincare saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Konsumen tidak lagi puas dengan satu atau dua bahan aktif dalam satu produk. Serum dengan peptide, niacinamide, PDRN, exosome, mineral, humectant, hingga botanical extract dalam satu formula kini menjadi hal yang umum ditemui.
Namun, semakin kompleks formulasi yang dibuat, semakin besar pula tantangan yang dihadapi formulator.
Salah satu masalah yang paling sering muncul adalah viskositas yang berubah drastis setelah penambahan bahan aktif. Formula yang awalnya stabil dapat menjadi terlalu encer, kehilangan kemampuan suspending, atau bahkan mengalami penurunan performa selama penyimpanan.
Jika hal ini terdengar familiar, Anda tidak sendirian.
Mengapa Viskositas Mudah Turun?
Banyak rheology modifier konvensional bekerja optimal pada kondisi tertentu. Ketika formulasi mulai mengandung elektrolit tinggi, bahan aktif bermuatan, atau memiliki pH yang lebih rendah, struktur polimer dapat terganggu sehingga kemampuan mengentalkan produk ikut menurun.
Beberapa tantangan yang sering ditemui di laboratorium antara lain:
- Formula vitamin C dengan pH asam yang sulit mencapai tekstur ideal.
- Essence atau toner dengan kandungan mineral dan elektrolit tinggi yang menjadi terlalu cair.
- Suspensi kapsul, powder, atau beads yang mengendap setelah beberapa waktu.
- Penambahan bahan aktif baru yang menyebabkan viskositas berubah dari batch sebelumnya.
- Proses produksi yang menjadi lebih panjang karena memerlukan tahap netralisasi.
Akibatnya, formulator harus melakukan penyesuaian formula berulang kali hanya untuk mendapatkan tekstur yang konsisten.
Rheology Modifier Modern Harus Lebih Adaptif
Seiring berkembangnya tren multifunctional skincare, rheology modifier tidak lagi hanya berfungsi sebagai pengental.
Formulator kini membutuhkan polymer yang mampu:
- Stabil pada pH rendah.
- Tahan terhadap kadar garam atau elektrolit tinggi.
- Memiliki kemampuan suspending yang baik.
- Memberikan sensori yang ringan dan silky.
- Mudah diaplikasikan tanpa proses yang rumit.
Pendekatan ini membantu mempercepat proses pengembangan formulasi sekaligus meningkatkan stabilitas produk jadi.
Viscocare-PAC6F: Polymer yang Dirancang untuk Formulasi Modern
FVC-PAC 6 (Viscocare-PAC6F) dari FTC Korea hadir sebagai rheology modifier polymer yang dirancang untuk menjawab tantangan formulasi masa kini.
Tidak seperti polymer yang membutuhkan proses netralisasi untuk membangun viskositas, FVC-PAC 6 dapat langsung bekerja tanpa tahap tambahan. Hal ini membuat proses formulasi menjadi lebih sederhana dan efisien.
Keunggulan lainnya adalah kemampuannya mempertahankan performa pada kondisi yang sering menjadi tantangan bagi formulator.
Stabil pada pH Asam
Formula dengan vitamin C, exfoliating acid, maupun active ingredient lain yang bekerja pada pH rendah tetap dapat mempertahankan tekstur yang konsisten tanpa penurunan viskositas yang signifikan.
Tahan terhadap Kadar Garam dan Elektrolit Tinggi
Semakin banyak active ingredient yang digunakan, semakin tinggi kemungkinan adanya elektrolit dalam formula. FVC-PAC 6 dirancang agar tetap stabil pada kondisi tersebut sehingga risiko viscosity drop dapat diminimalkan.
Kemampuan Suspending yang Baik
Untuk formulasi yang mengandung beads, kapsul, scrub halus, maupun partikel aktif, polymer ini membantu menjaga distribusi bahan tetap merata sehingga tampilan produk lebih stabil selama penyimpanan.
Silky Texture Tanpa Sensasi Lengket
Selain memberikan stabilitas, FVC-PAC 6 juga menghasilkan tekstur yang lembut, ringan, dan mudah diratakan di kulit. Sensori ini sangat sesuai dengan tren skincare modern yang mengutamakan pengalaman penggunaan yang nyaman.
Tanpa Proses Netralisasi
Proses produksi menjadi lebih praktis karena polymer dapat digunakan tanpa tahap netralisasi tambahan, sehingga membantu meningkatkan efisiensi waktu formulasi.
Di era skincare yang dipenuhi berbagai active ingredient, menjaga stabilitas formula menjadi tantangan yang semakin kompleks. Polymer yang hanya berfungsi sebagai pengental tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan formulasi modern.
FVC-PAC 6 menawarkan pendekatan yang lebih menyeluruh: menjaga viskositas tetap stabil pada pH asam dan kadar elektrolit tinggi, memberikan kemampuan suspending yang baik, sekaligus menghadirkan tekstur silky yang disukai konsumen.
Jika Anda sedang mengembangkan serum, essence, gel, cream, atau produk dengan kombinasi active ingredient yang kompleks, memilih rheology modifier yang tepat dapat menghemat waktu formulasi sekaligus meningkatkan stabilitas produk secara keseluruhan.
Tim Petrakemindo Pratama Mandiri siap membantu Anda mengeksplorasi aplikasi FVC-PAC 6 / Viscocare-PAC6F beserta data teknis dan rekomendasi formulasinya.
👉 Ingin mengetahui data teknis, aplikasi formulasi, atau meminta sampel dari FVC -PAC 6 untuk pengembangan produk Anda?
Hubungi tim Petrakemindo Pratama Mandiri untuk diskusi lebih lanjut.



Leave a comment